!-- Javascript Ad Tag: 6454 -->

Friday, September 13, 2013

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan puncak Sail Komodo 2013



Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan puncak Sail Komodo 2013

 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan puncak Sail Komodo 2013 di Pantai Pede Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu.

Peresmian tersebut ditandai dengan penekanan tombol yang dilakukan Presiden didampingi Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Kelautan dan Perikan Syarif C Sutarjo dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Pada puncak Sail Komodo juga dihadiri Ibu Ani Yudhoyono, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu.

Juga dihadiri Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, sejumlah anggota DPR RI, Jaksa Agung Basrie Arief, para duta besar negara sahabat dan peserta Sail Komodo.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, Sail Komodo 2013 menjadi momentum yang tepat untuk mempromosikan kekayaan bahari Indonesia kepada dunia.

"Acara-acara seperti ini merupakan bagian dari tonggak sejarah kebangkitan negara kita di era pasifik dan kita tunjukkan negara kita tidak hanya kaya dalam sumberdaya alam tapi juga memiliki potensi pariwisata," kata Presiden saat meresmikan puncak Sail Komodo 2013 di Labuan Bajo, Sabtu.

Persemian Sail Komodo ditandai dengan penekanan tombol oleh Presiden didampingi Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Kelautan dan Perikanan Syarif C Sutarjo dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Sail Komodo 2013 yang mengusung tema jembatan emas menuju NTT menjadi tujuan wisata kelas dunia juga sebagai momentum menjadikan NTT sebagai pintu gerbang selatan pembangunan Indonesia.

Banyaknya kapal yang singgah di kawasan Pulau Komodo dan sekitarnya akan semakin menggairahkan pariwisata di NTT.

"Saya berharap dalam waktu tidak lama ini kawasan Pulau Komodo dan sekitarnya akan menjadi destinasi wisata kelas dunia," kata Presiden.

Pada kesempatan itu, Presiden juga mengundang wisatawan manacanegara melalui peserta Sail Komodo untuk melihat dan mengunjungi Pulau Komodo.

Puncak Sail Komodo juga dihadiri Ibu Ani Yudhoyono, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu.

Juga hadir Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, sejumlah anggota DPR RI, Jaksa Agung Basrie Arief, para duta besar negara sahabat dan peserta Sail Komodo.

Pelaksanaan Sail Komodo merupakan sail kelima setelah sebelumnya berlangsung Sail Bunaken di Manado pada 2009, Sail Banda di Ambon 2010, Sail Wakatobi dan Bitong di Wakatobi dan Bitong 2011 dan Sail Morotai di Morotai pada 2012.

Rangkaian Sail Komodo dimulai sejak enam bulan terakhir diisi berbagai kegiatab seperti pelayanan kesehatan dan bantuan ke pulau-pulau dan daerah terpencil oleh kementerian serta yacht rally yang diikuti juga dari sejumlah negara.

Puluhan kapal peserta Sail Komodo 2013 tiba di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, ujung barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Peserta yang sudah tiba lebih awal ini akan menunggu peserta lainnya yang sedang dalam pelayaran menuju Labuan Bajo untuk bergabung dan memperingati puncak Sail Komodo 2013 pada tanggal 14 September 2013, kata Kabid Promosi Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Hamka Haris, di Kupang, Minggu.

"Sudah banyak sekali peserta Sail Komodo yang sudah tiba di Labuan Bajo. Ada yang sudah tiba akhir Agustus, jumlahnya sekitar 40--50 kapal layar," katanya terkait dengan perkembangan perjalanan peserta Sail Komodo 2013 menuju Labuan Bajo.

Labuan Bajo akan menjadi titik singgah terakhir peserta Sail Komodo 2013 di NTT sekaligus menjadi tempat acara puncak pada tanggal 14 September yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Para peserta itu memulai perjalanan menuju Labuan Bajo pada hari Minggu, 4 Agustus 2013, dengan menyinggahi 21 kabupaten di NTT.

Dalam pelayaran menuju Labuan Bajo itu, para peserta dibagi dalam dua rute pelayaran, yakni selatan dan utara.

Rute selatan akan melewati daratan Pulau Timor mulai dari Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Alor, Lembata, daratan Flores, dan berakhir di Labuan Bajo.

Rute utara, yakni Kota Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, daratan Sumba, dan Labuan Bajo sebagai destinasi utama.

Hamka Haris mengatakan bahwa para peserta yang sudah tiba lebih awal di Labuan Bajo, sudah mengunjungi Taman Nasional Komodo untuk melihat dari dekat biawak raksasa (komodo).

No comments:

Post a Comment